Mengapa Indonesia Harus Mampu Mengembangkan Sektor Kelautan

Mengapa Indonesia Harus Mampu Mengembangkan Sektor Kelautan – 1. Wilayah laut yang luas 2. Kekayaan laut yang melimpah 3. Maju di bidang perikanan 4. Budaya maritim 5. Geo-strategis 1. Memiliki wilayah laut yang luas 2. Negara kepulauan 3. Penduduk bekerja di wilayah laut 1. Sistem politik 2. Ekonomi Sistem 3. Sistem Sosial Budaya 4. Sistem Pertahanan dan Keamanan 1. Menghemat sumber daya laut yang melimpah 2. Jalur Strategis Visi : Misi :

Indonesia merupakan salah satu negara yang termasuk dalam kelompok negara maritim. Kondisi geografis Indonesia menjadikan negara ini sebagai negara maritim.

Mengapa Indonesia Harus Mampu Mengembangkan Sektor Kelautan

Lantas, apa itu negara maritim dan mengapa Indonesia disebut negara maritim? Untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan tersebut, yuk simak pembahasannya di bawah ini sampai selesai!

Mewujudkan Kedaulatan Maritim Indonesia Halaman 1

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kemaritiman diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan laut, khususnya hal-hal yang berkaitan dengan pelayaran dan perdagangan maritim. Negara maritim adalah negara yang kekuatannya bertumpu pada laut.

Negara maritim adalah sebutan untuk negara yang memiliki luas laut lebih besar dari luas daratannya. Dengan ini suatu negara dapat memanfaatkan sumber daya yang tersedia di laut.

Dilansir dari modul berjudul Maritime Studies oleh Universitas Negeri Surabaya, pengertian negara maritim secara sempit hanya berkaitan dengan pengaruh dan angkatan laut. Sedangkan negara maritim dalam arti luas meliputi segala kegiatan yang berhubungan dengan laut atau dikenal dengan kemaritiman.

Deklarasi Djuanda tahun 1957 menegaskan bahwa Indonesia adalah negara kuno dengan ciri khasnya sendiri. Apalagi, sejak dahulu kala, nusantara tetap menjadi satu kesatuan.

Alasan Mengapa Indonesia Dijuluki Negara Maritim, Apa Artinya?

Dalam buku Laksamana Tedjo Edi Pardijatno Menjaga Perbatasan Negara Maritim dikutip, status Indonesia sebagai negara teladan telah diakui dunia internasional. Pengakuan ini dicapai pada tahun 1982 oleh United Nations Convention on the Law of the Sea atau Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS).

Indonesia memiliki kekayaan laut yang sangat besar dibandingkan dengan daratannya. Luas wilayah perairan Indonesia mencapai 70 persen dari luas wilayah negara.

Lautan yang luas ini sarat dengan kekayaan yang begitu indah. Laut Indonesia memiliki keindahan alam yang luar biasa dan hasil laut yang melimpah.

Dengan kekayaan yang melimpah, tentunya Indonesia memanfaatkan hal tersebut sebagai keunggulan di sektor perikanan. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor mengapa Indonesia disebut sebagai negara maritim.

Haluan Maritim Untuk Rpjpn 2025 2045

Orang Indonesia juga memiliki budaya kemaritiman atau bahari yang sangat nyaman. Budaya ini bisa tercipta karena masyarakat sangat dekat dengan kehidupan di laut.

Letak geostrategis Indonesia sangat menguntungkan karena terletak di antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Selain itu, Indonesia juga dikelilingi oleh benua Asia dan Australia.

Selain Indonesia, banyak negara di dunia yang juga termasuk dalam negara maritim karena memiliki wilayah laut yang luas dan berbentuk kepulauan. Di bawah ini adalah daftar negara maritim dunia berdasarkan garis pantai terpanjang:

Ada beberapa ciri yang menunjukkan bahwa suatu negara dapat disebut sebagai negara maritim. Dikutip dari buku Tema Tema Kreatif 5 Kelas V Ekosistem SD/MI Karya Tim Tunes Karya Guru, ciri-ciri negara laut adalah sebagai berikut.

Menteri Kp: Menjaga Ekologi Laut Berarti Menjaga Keberlanjutan Hidup Manusia

Ciri pertama negara maritim adalah memiliki perairan atau laut yang luas. Jika luas perairan suatu negara lebih besar dari luas daratannya, maka dapat disebut negara maritim.

Negara maritim terdiri dari banyak pulau, sehingga disebut negara kuno. Pulau-pulau ini mendukung panjang garis pantai dan rasio luas laut dan daratan suatu negara.

Ciri selanjutnya adalah banyaknya jumlah penduduk di suatu negara yang tinggal di wilayah maritim. Nelayan merupakan salah satu profesi yang bekerja di bidang kelautan.

Negara bahari ditopang oleh berbagai pilar yang menopang kehidupan bangsa bahari. Berikut Pilar Penopang Negara Maritim yang disadur dari buku Indonesia Maritime Country karya Wahyono Suroto Kusumoprojo.

Serapan Anggaran Kkp Rendah, Hambat Ekonomi Nelayan

Sistem politik yang diciptakan harus dapat menjamin keutuhan seluruh nusantara. Sistem politik ini harus menjaga Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah negara, termasuk wilayah perbatasan, pulau terluar, dan pulau terluar.

Sistem ekonomi harus mampu mengembangkan perdagangan di dalam dan luar negeri melalui jalur laut. Negara juga harus menciptakan sistem ekonomi yang mendorong berkembangnya bisnis dan jasa maritim.

Kita harus mampu menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, suku bangsa, budaya dan agama serta harus mampu menumbuhkan rasa cinta laut. Itu adalah tindakan pemersatu bangsa dengan menjadikan laut sebagai sarana kehidupan.

Sistem pertahanan dan keamanan harus mampu menjamin terpeliharanya kedaulatan maritim. Selain itu, negara harus menjamin kedaulatan atas seluruh kepulauan Indonesia.

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut

Sebuah negara maritim memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh negara lain. Dikutip dari buku Arif Pintar Kelas 5 SD karya Christina Umi, berikut manfaat negeri tepi pantai.

Sumber daya laut yang melimpah memberikan keuntungan tersendiri bagi negara-negara maritim. Berbagai sumber daya laut seperti perikanan dapat memberikan banyak manfaat bagi negara.

Negara maritim seperti Indonesia dapat menjadi jalur strategis dalam perdagangan dunia. Negara maritim dapat memanfaatkan laut sebagai sarana transportasi.

Sebagai negara maritim yang besar, Indonesia harus memanfaatkan keunggulan tersebut. Dilansir dari website Kementerian Kelautan dan Perikanan, visi dan misi Kelautan Indonesia adalah sebagai berikut.

Refleksi Hari Laut Sedunia Dalam Upaya Meningkatkan Sikap Kritis Masyarakat Bangka Belitung Terhadap Ekosistem Laut

Ada 5 pilar poros maritim dunia yang membantu suatu negara menjadi negara maritim yang kuat. 5 pilar poros maritim dunia untuk melindungi laut dikutip oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman – Tata Ruang dan Keamanan Maritim:

Negara maritim adalah negara yang memiliki wilayah laut yang luas. Indonesia juga termasuk negara maritim dan harus bisa memanfaatkan keunggulan ini untuk menjadi negara maju.Indonesia diakui dunia internasional sebagai negara maritim dengan wilayah maritim yang sangat luas. Wilayah laut Indonesia menyimpan banyak kekayaan yang dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat Indonesia. Rasa syukur yang tinggi harus dimiliki oleh masyarakat Indonesia karena luasnya wilayah laut Indonesia dapat dijadikan sebagai hub ekonomi. Sektor yang bernilai ekonomi tinggi misalnya perikanan dan budidaya laut. Indonesia merupakan salah satu jalur laut tersibuk, dengan lalu lintas maritim yang sering melewati perairan Indonesia. Dibalik banyaknya kekayaan dan potensi yang terpendam, Indonesia memiliki banyak tantangan dalam mengembangkan sektor maritim untuk mendongkrak kondisi ekonomi masyarakat.

Membuka rangkaian National Ocean Talks Webinar 12.0: 2022, pendiri National Oceanographic Mujizat Alam menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara purbakala dengan lebih dari 17.504 pulau, 108.000 km garis pantai, dan 3/4 luas lautan, sehingga lautnya Identitas dan kemakmuran adalah kunci bagi Indonesia. Indonesia sendiri merupakan negara dengan sektor perikanan terbesar di dunia setelah China. Dan jika berbicara tentang potensi ekonomi kelautan, terdapat 11 kawasan laut dengan nilai total potensi ekonomi sebesar USD 1,338 miliar per tahun.

“Potensi penyerapan tenaga kerja yang dapat dihasilkan dari 11 wilayah laut tersebut juga mencapai 45 juta orang atau 35% dari total tenaga kerja Indonesia sebesar 126 juta orang. Kegiatan di bidang sumber daya alam perikanan dan ruang laut sebesar Rp 1,1 triliun pada tahun 2021 ini juga dibuktikan. dengan diterimanya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari. Oleh karena itu, saya yakin sektor maritim mampu menjadi tumpuan Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi di tahun 2022,” pungkasnya.

Stigma Masyarakat Tentang Nelayan Nusantara

Sektor perikanan dapat dimanfaatkan sebagai peluang dengan nilai ekonomi yang tinggi. Dalam OCEAN TALKS 12.0, Bapak Ukon Ahmad F., MT, Koordinator Program Ditjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia menyampaikan bahwa sektor perikanan dapat dijadikan sebagai pondasi. Perekonomian masa depan. Ia menjelaskan, sektor perikanan dapat menciptakan lapangan kerja dengan jumlah tenaga kerja yang besar serta pendapatan yang besar. Berdasarkan data Februari 2019, lapangan kerja menduduki peringkat pertama di bidang pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan jumlah tenaga kerja lebih dari 38 juta orang. Bapak Ukon Ahmad F., MT juga menyampaikan bahwa potensi pengembangan di bidang perikanan masih terbuka karena masih adanya peluang pemanfaatan sumber daya ikan dan kebutuhan pangan masyarakat Indonesia yang semakin hari semakin meningkat. Dalam mengembangkan potensi perikanan di wilayah laut Indonesia, terdapat tantangan yang harus dihadapi secara bertahap. Beberapa hal yang dilakukan sebagai bentuk pemberdayaan nelayan sebagai penggerak ekonomi antara lain:

Dalam OCEAN TALKS 12.0, peneliti dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran yaitu Dr. IR Rita Rostica menjelaskan alasan budidaya laut. Manusia harus makan dengan pola yang seimbang agar selalu dalam keadaan sehat, protein harus ada dalam menu sehari-hari. Protein hewani semakin mahal, ikan masih lebih stabil tetapi tangkapan masih efisien, sehingga budidaya laut harus berkelanjutan agar berkelanjutan. Selain itu, alasan budidaya perikanan adalah peluang penangkapan ikan di laut sangat potensial baik pasar lokal maupun ekspor yang terbuka lebar, Indonesia memiliki garis pantai yang panjang dan banyak lokasi potensial (lokasi pasang surut kecil, kualitas memadai, dan aman) .

Selain perikanan dan perairan laut, sektor maritim Indonesia juga merupakan seaway yang sangat strategis sehingga menciptakan potensi bagi Indonesia dalam industri perkapalan.

Juga di OCEAN TALKS 12.0, sebagai VP/GM Corporate Strategic Planning PT PAL Indonesia M.T. Edi Rianto menjelaskan potensi maritim Indonesia harus dikelola dan dimanfaatkan semaksimal mungkin, dengan salah satu sektor maritim yang sangat penting adalah industri galangan kapal. Ia menjelaskan perairan Indonesia sangat strategis, dengan 75% perdagangan barang dunia diangkut melalui laut dan sekitar 58% perdagangan dunia setiap tahunnya melewati Alur Laut Purba Indonesia (ALKI) (Selat Malaka, Selat Sunda, dan Selat Lombok).

Opini: Pacu Ekspor Perikanan Dengan Benahi Masalah Klasik

Berdasarkan pemaknaan di atas terhadap potensi industri perikanan, budidaya, dan perkapalan sebagai bangsa Indonesia, marilah kita selalu mendukung pembangunan di bidang kemaritiman. Luasnya potensi maritim Indonesia patut diapresiasi, semoga pada tahun 2022 dan seterusnya, sektor maritim mampu mendongkrak kondisi perekonomian masyarakat secara signifikan.

Sebagai negara bahari dan maritim yang besar, Indonesia masih memiliki rekor impor ikan senilai Sino-US$ 30,40 juta atau Rp.

Check Also

Brainly Com Matematika

Brainly Com Matematika – Belajar matematika bisa menyenangkan jika kita tahu caranya. Salah satu cara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *